Archive for January, 2007

Cerita Masa Kecil ku (I)

Friday, January 5th, 2007

Hmm… aku ingin sedikit cerita tentang masa kecil ku yang lumayan menyenangkan. Aku hidup dikota kecil yang terletak dipesisir pantai utara sumatra, dimana penduduknya cukup beragam. Karena terletak dipesisir pantai daerah ku cukup hangat, bahkan dapat dikatakan panas untuk ukuran orang Indonesia. Oh ya berbicara soal pantai, dikota ku setau ku tidak terdapat pantai landai seperti yang kita bayangkan. Karena pinggiran laut kedalamannya 12 meter, ayah ku mengatakan kalau bibir-bibir pantai dikotaku adalah pelabuhan alam, karena curamnya pantai, menyebabkan kapal gmapang belabuh.
Aku berasal dari keluarga kelas menengah,  Ayah ku bekerja sebagai buruh diperusahaan tambang, kelangsungan pendidikan ku cukup dijamin oleh perusahaan tempat ayahku bekerja. Perusahaan tempat ayahku bekerja menyubsidi dan membayai sekolah negeri tempat ku menempuh studi. Kalo sekarang istilahnya community development program. Sekolah ku berjarak 7 kilo dari tempat ku tinggal, karena jarak tempuhnya cukup jauh, perusahaan menyediakan bus antar jemput bagi anak2 karyawan. Setiap  6.00 pagi bus akan menjemput kami diujung komplek perumahan dan akan berangkat jam 6.45. Waktu tempuh sekitar 15 menit, dan lonceng tanda masuk jam 7.00. Adalah waktu yan sangat pas-pasan yan membuat kami saling berebutan turun bis, berlari-lari menuju ruang kelas.

Aku ingat hari pertama masuk sekolah TK, hari itu adalah hari yang menyenangkan, aku diantar ayahku hingga kesekolah. Ya, sangat menyenangkan jam 6.30 ayah ku sudah memanaskan mobilnya, kebetulan saat itu ayah ku shift sore (kerja jam 3 sore). Jadi beliau bisa mengantarkan ku ke sekolah. Ibuku sudah mengisi bekal tasku dengan termos dan beberapa kue bolu yang iya bikin tadi malam. Aku sudah tak sabar menuju sekolah. Ade, teman belakang rumah ku juga bersekolah hari ini. Ini juga hari pertamanya. Berarti kami akan bertemu nanti disekolah, betapa menyenangkan!.

Sesampainya disekolah  aku berkenalan dengan teman-teman baruku, masih kuingat teman-teman semeja ku Elizhabet (salah satu teman yang baru2 ini tiba2 muncul di FSku..nice to c u again mbak mbak dian!), Hesti (where are u now??girl?), Fafat (sahabatku hingga kini..dah punya anak satu dia), Ade, Raymond, Sandi Gunawan, Alex, Idel, Ira Sofia, T.Ira banyak lagi. Tapi kenangan yang paling aku ingat  pas masa itu ialah Mbak dian ini. Ntah kenapa aku suka sama senyum simbak satu ini. Oh ya aku baru tau nama dia Elizbeth Dian Kusuma setelah aku SMP hehehe, soalnya selama ini aku manggil dia mbak dian..karena emang dia memperkenalkan diri nya mbak dian wakakakakaka!! Dan tololnya aku, aku baru tau kalo mbak itu artinya kakak dalam bahasa jawa setelah aku SMP heheh…jadi selama ini aku memanggilnya kakak…:). Oh ya soal mbak dian ini aku pernah memberinya cincin yang kudapat dari bungkus kwaci yang aku beli…hihihi dan aku pikir aku udah jadi pacarnya hehehe (keseringan nonton filem hongkong yang ditayangin di RTM / tv malaysia).

Oh ya, guru kami saat itu adalah bu atik. Ibu ini cukup manis dan baek banget, bila dibanding kan dengan bu ida yang sangat galak… Tentang bu atik ini aku memiliki cerita, aku masi ingat ketika hari pertama beliau memanggilku asaas., untuk absen (nama ku Asaas Putra). Aku sangat marah sekali, aku lalu menghampiri meja nya, dan ngomong sekeras-kerasnya, "bu atik!, nama saya bukan asaas, tapi putra! kalo gak adek!!" (aku dulu anak bungsu). Bu Atik keliatan kaget, aku masi ingat raut mukanya seperti orang ketakutan, soalnya ketika bicara aku sambil mengebrak meja beliau… Hingga ketika aku SMA (di salah satu SMA dibandung) aku pulang liburan dan bermain ke TK ku dulu melihat  orang -orang yang mendaftarkan anaknya ke TK, ternyata bu Atik menyapa ku. Aku heran kenapa beliau masi mengingatku, hal ini kutanyakan ke beliau, ternyata ia mengatakan, "kamu ingat gak waktu hari pertama kamu di TK…dan itu juga hari pertama ibu ngajar……"

Ade, ketika TK aku sangat sebal dengan orang ini. Walaupun kita berteman dari bayi…(hehe rumahnya dibelakang rumah ku), tapi aku sangat sebal dengan dia, aku merasa dia sangat cengeng dan penakut. Disekolah, dia selalu dianterin sama ibunya, bahkan ibunya ada diruang kelas! Aku sangat benci dengan anak-anak yang penakut! Pernah suatu kali aku protes ke mama nya. "Mama ade!, mama ade kok ikutan kesekolah terus sie? kan ini kelas cuman buat anak TK? eh Adenya nangis pas besoknya mama nya udah gak mau nungguin didalam kelas. Akhirnya aku terpaksa pindah duduk satu meja dengan ade supaya ade gak nangis lagi. Aku benci sama ade! Gara- gara dia aku ndak duduk sebangku lagi dengan mbak dian. Huh!